Dua minggu lalu dia menyoal tentang Tuhan. - Agak keras.
Semalam Tuhan menjawab.
Hari ini dia bersujud taubat dan bersyukur.
Dan aku seorang insan yang paling gembira!
Janji...
Dia ingin mengingatkan, "Kau begitu terseliuh fahaman dan pendirian. Kau takut menghadapinya. Lantas kau meninggalkannya. Ini satu kesilapanmu yang paling besar..."
...dan yang paling menyakitkan dan menyiksa dirinya adalah mangsa itu...anak mereka.
"Jalan mudahmu adalah dengan memijak-mijak janji-janjimu dulu untuk setia."
...dan yang paling menyakitkan dan menyiksa dirinya adalah mangsa itu...anak mereka.
"Jalan mudahmu adalah dengan memijak-mijak janji-janjimu dulu untuk setia."
Enam Biji Mata...
Saya sedar mereka memanggilku. Menjenguk, sememangnya enam biji mata terdongak-dongak melihatku. Senyum, saya menuju ke arah mereka.
"Omar...kakak...abang...sabar ya. Beri saya selewatnya dua minggu. Saya akan datang menjemput kalian."
Mereka senyap. Enam biji mata itu masih melekat pada saya.
Tiba-tiba Omar menghampiri, menyondol kepalanya dan terus menjilat-jilat tangan saya.
"Sabar ya. Saya akan kembali menjemput kalian kelak," sambil mengusap kepala dan tengkuknya.
Diriku tiba-tiba dilanda rasa...
Saya cepat menutup pagar dan beredar. Saya pasti mereka lihat linangan airmata dan sama berdoa kesejahteraan buat semua.
Subscribe to:
Posts (Atom)









